Jumat, 23 Mei 2014

Anak Balita Suka Pedas







Mam, apakah anak balita anda penyuka rasa pedas?
Saya ngiri banget sama anak teman yang nikmat banget makan soto pakai sambel, wahhh..serunya bisa menikmati sajian pedes bareng anak.
Tapi, baik ngga sih?

Sebagian ahli memang menyarankan agar anak tidak mengonsumsi dulu makanan pedas sebelum ia lebih besar. Alasannya, dikhawatirkan rangsangan oleh makanan pedas bisa mengiritasi saluran cerna, menimbulkan rasa mulas, bahkan bila tak tahan bisa menyebabkan sakit perut dan diare. Kebiasaan makan makanan pedas biasanya juga akan sulit dihentikan dan justru frekuensi maupun kadarnya terus bertambah seiring meningkatnya batas toleransi terhadap rasa pedas itu. Akibatnya, seseorang yang sudah terbiasa makan makanan pedas jadi tak terlalu berselera saat tidak ada yang pedas pada makanannya.

Meski sebagian ahli tak menyarankan, sebagian ahli lain ternyata tak melarang. Menurut mereka, anak yang sudah berusia di atas dua tahun boleh-boleh saja makan makanan yang sedikit pedas. Setelah berusia dua tahun, anak sudah mulai terbiasa dengan makanan yang lebih bervariasi. Sistem pencernaannya pun sudah lebih sempurna, sehingga perutnya sudah lebih tahan ketika ‘mengolah’ makanan pedas. Lagipula, cabai – si penyebab rasa pedas – punya banyak manfaat, lho! Selain menambah nafsu makan dan memperlancar aliran darah, cabai ternyata juga kaya vitamin C, sama seperti jeruk.

Menurut Susan Moores, pakar diet dari St. Paul, Minnesota, dalam sebuah tulisannya, sebetulnya mama sudah meningkatkan batas toleransi anak terhadap rasa pedas melalui ASI, bila ia sendiri juga penyuka rasa pedas. Jadi, bila perut si kecil memang cukup tahan, dan Anda sendiri tetap mengonsumsi makanan yang pedas-pedas saat menyusui, mungkin saja si kecil sudah familiar dengan rasa pedas. Akibatnya? Tak masalah ketika menikmati makanan pedasnya.

Tapi, tetap saja jangan memberinya makanan pedas sebelum usianya genap satu tahun lho, Ma. Saat itu, ia baru saja berkenalan dengan makanan padat. Jangan sampai ia ‘trauma’ karena rasa pedas yang dicicipinya.

(Parenting.co.id dengan tambahan)

0 komentar:

Posting Komentar