Sabtu, 17 Mei 2014

Haruskah Curiga Pada Pengasuh Anak?







Siapa orang tua yang tidak ngeri melihat berita-berita kekerasan pada anak oleh pengasuh atau asisten rumah tangga? Pastinya setiap orang tua khawatir mengenai keadaan anak saat ia ditinggal hanya berdua dengan pengasuhnya di rumah. Apalagi jika si anak memang selalu rewel dan terlihat tidak suka dengan keberadaan pengasuhnya.

Menurut Nessi Purnomo, psikolog keluarga dari Personal Growth, orang tua boleh saja waspada jika anak menangis dan terlihat sangat ketakutan saat akan ditinggal bersama pengasuh. Atau, jika anak menunjukkan perilaku yang berbeda, misalnya tiba-tiba suka gelisah dan sering mengigau ketakutan saat tidur.

Namun, tidak selalu berarti pengasuh pasti melakukan kekerasan terhadap anak. Bisa saja mereka hanya mementingkan perkejaan mereka beres, sehingga membuat anak merasa tidak nyaman. Misalnya, pengasuh mengancam anak agar anak mau makan atau mau tidur siang. Sebenarnya pengasuh tidak ada maksud menjahati anak, tetapi hal tadi juga dapat membuat anak ketakutan dan itu tidak baik bagi anak.

Orang tua bisa secara diam-diam mencoba mengamati sikap dan perilaku pengasuh saat bersama anak. Perhatikan juga bagaimana sikap anak. Jika anak terus-terusan tetap terlihat tidak nyaman, berarti memang ada sesuatu yang tidak beres.

Jika Anda kurang yakin, cobalah meminta bantuan keluarga yang Anda percaya untuk mengamati keadaan di rumah saat anak ditinggal dengan pengasuhnya. Jika memang ada sikap pengasuh yang kurang baik, walaupun hanya mengancam anak seperti contoh di atas tadi, itu tetap akan selalu membuat anak tidak nyaman dan sebaiknya Anda mencari pengasuh yang lain.
(Parenting.co.id)

0 komentar:

Posting Komentar