Minggu, 30 Maret 2014

5 Cara Stop Kebiasaan Belanja yang Tak Terkontrol

Anda memiliki kebiasaan berbelanja yang tak terkontrol? Apabila Anda terbiasa boros dalam hal berbelanja, segera ubah kebiasaan tersebut. Boros tak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga merugikan orang yang ada di sekeliling Anda, baik suami maupun anak.

Lalu, bagaimana cara untuk mengatasinya?

1. Buat Daftar Belanja
Jika Anda belum pernah dan belum terbiasa untuk membuat daftar belanja, sebaiknya mulai sekarang cobalah untuk membuatnya. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir pengeluaran. Biasanya wanita kerap lapar mata saat berbelanja, oleh karena itu dengan membuat daftar belanjaan dapat melatih kedisiplinan Anda dalam mengontrol uang.

2. Butuh vs Ingin
Belajarlah untuk tidak menjadikan keinginan sebagai prioritas. Anda harus mendahulukan kebutuhan yang memang diperlukan. Untuk memenuhi segala keinginan hanya akan membuat Anda boros dalam mengeluarkan uang. Sebelum memutuskan untuk membeli baju, sebaiknya dilihat terlebih dahulu lemari Anda. Jangan-jangan masih ada baju baru yang belum sempat dipakai.

3. Membuat Jadwal Belanja Rutin
Membuat jadwal belanja secara rutin wajib dilakukan. Hal ini sama pentingnya dengan jadwal rutin membayar tagihan bulanan. Kegunaan belanja secara rutin dapat membantu Anda mengontrol keinginan untuk berbelanja di luar jadwal yang telah ditentukan.

4. Bandingkan Harga
Window shopping ternyata penting untuk diterapkan. Kegiatan tersebut dapat membantu Anda untuk melakukan perbandingan harga produk di toko yang satu dengan yang lainnya. Karena harga yang ditawarkan oleh masing-masing toko selalu berbeda meskipun produk atau barang yang ditawarkan serupa.

5. Hati-hati dengan Kartu Kredit
Bagi pengguna kartu kredit, sebaiknya perlu berhati-hati. Perlu diingat bahwa fungsi kartu kredit adalah untuk memberikan rasa aman dengan tidak membawa uang tunai dalam jumlah yang banyak, bukan sebagai alat untuk memudahkan Anda berhutang. Jadi, sebelum memutuskan untuk menggunakan kartu kredit, pertimbangkanlah terlebih dahulu.

(wolipop.detik.com)

0 komentar:

Posting Komentar