Sabtu, 08 Maret 2014

Mengatasi Barang Tidak laku







Sudah hal yang lumrah dalam proses berbisnis ada saja barang yang tidak laku. Barang yang semakin menumpuk tentunya akan menyebabkan pemilik usaha harus memutar otak untuk bisa menghabiskan stok barang. Lalu bagaimana solusinya? Berikut beberapa tips agar stok barang yang menumpuk cepat habis:

1. Pindahkan display barang          

Bisa jadi barang anda tidak laku karena letaknya yang kurang strategis dan sulit di jangkau oleh pembeli. Anda bisa melakukan sedikit penelitian kepada toko anda, barang apa yang paling laris dan letaknya dimana? Letak barang yang paling laris ini bisa anda pindahkan ke tempat barang yang kurang laris. Untuk barang yang laris, biasanya tetap akan dibeli oleh pembeli walaupun tempat displaynya kurang strategis, hal ini mungkin dikarenakan barang ini sudah banyak dikenal dan dipercaya orang. Sedangkan untuk barang baru, dimana promosinya masih sangat minim, maka akan tambah sulit dibeli orang jika diletakkan di display bagian belakang.
2. Beri diskon

Selain memindahkan displaynya, anda bisa juga menambah promosinya dengan cara memberikan diskon. Bisa juga dengan melakukan promosi beli 2 gratis 1.

3. Proses menjadi produk lain jika bisa

Jika barang yang tidak laku ini adalah buah, maka anda bisa mengubahnya menjadi produk lain seperti selai, kripik atau buah potong.

4. Sedekahkan

Jangan takut untuk menyedekahkan barang yang tidak laku, karena yakinlah tidak akan pernah rugi orang yang bersedekah. Bisa jadi ini pembuka jalan untuk datangnya rejeki yang lain.

5. Titip di toko lain

Setiap toko pasti mempunyai target pasar yang berbeda-beda, karena itu bekerjasamalah dengan toko lain untuk menitipkan barang anda, begitu juga sebaliknya. Barang yang tidak laku di toko lain pun bisa di titipkan ke toko anda. Dengan ini perputaran barang pun menjadi lebih cepat.

6. Kemas ulang menjadi lebih kecil

Salah satu penyebab barang tidak laku mungkin karena barang tersebut terlalu mahal, sehingga sulit dijangkau oleh pembeli. Jika barang ini besar dan banyak, maka anda bisa mengemasnya menjadi lebi kecil, sehingga harganya pun bisa anda pecah-pecah dan pastinya jadi lebih murah. Sebagai contoh adalah minyak zaitun. Minyak zaitun yang asli sangatlah mahal dan sulit untuk menjualnya, anda bisa membagi minyak ini ke kemasan yang lebih kecil dan menjualnya lebih murah.

7.  Beri tester kepada pembeli
Jika memungkinkan, berikan tester /contoh kepada calon pembeli, sehingga mereka merasakan sedikit dari produk tersebut. Sebagai contoh, jika yang anda jual adalah pewangi pakaian, maka anda bisa memberikan contoh berupa paket kecil-kecil, agar pembeli bisa mencium wanginya atau jika mungkin mencobanya dirumah. Dengan ini ada kemungkinan pembeli akan suka dan mau membeli lagi produk ini.

0 komentar:

Posting Komentar